Kamis, 14 Maret 2019

AUTOBIOGRAFI



AUTOBIOGRAFI



Ada pepatah mengatakan “Tak Kenal Maka Tak Tau”, maka dari itu saya akan memperkenalkan diri. Nama lengkap saya Siti Salsabillah Hasan. Saya punya nama panggilan yang bermacam-macam, keluarga dari ayah saya memanggil saya Mechin, sepupu saya yang kecil memanggil saya Caca, teman SMP saya memanggil saya Siti, dan sisanya saya lebih sering dipanggil Salsa. Bunda saya pernah bercerita tentang asal usul nama saya, ketika saya lahir sebelumnya Bunda saya ingin menamai saya Aisyah namun Ayah saya malah menamai saya Salsabillah karena Ayah saya pernah punya adik kelas perempuan yang pandai mengaji. Kemudian nama Hasan itu merupakan nama ayah saya. Dan Siti itu nama pemberian dari kakek saya (ayahnya ayah saya).
          Bunda saya bernama Siti Cholilah dan Ayah saya bernama Hasan. Saya lahir di Jakarta pada tanggal 14 Oktober 2003 di sebuah rumah sakit yang saya pun tidak tau. Bunda melahirkan saya secara operasi caesar katanya pada saat itu jantung saya lemah dan tidak cukup mendapat oksigen. Saya lahir dengan bobot badan 2,9 kg. Saya mempunyai dua adik, laki-laki dan perempuan.
          Ayah saya pernah bercerita dulu ketika saya masih bayi kami pergi ke Ragunan. Pada saat dikandang monyet, tiba-tiba monyet terlepas dan semua orang panik lalu kabur. Karena kedua orang tua saya juga panik jadi saya yang masih bayi ditinggal dengan keadaan berada didalam troli bayi. Untungnya Ayah saya ingat dan kembali datang membawa saya.
          Saat umur 4 tahun kami sekeluarga pindah ke rumah milik kakeknya ayah saya. Di daerah Cipinang Besar Selatan. Saya itu dulu pendiam dan cengeng. Jadi Bunda saya harus selalu turun tangan jika saya dijahili karena saya tidak pernah berani melawan. Tahun 2008 saya masuk TK dan itu juga merupakan tahun kelahiran adik saya yang laki-laki. Saya sekolah di RA Mansya’atul Islamiyah.
          Tahun 2009 saya bersekolah di MI Mansya’atul Islamiyah, sekolah yang sama ditempat saya sekolah TK. Karena umur saya yang tidak mencukupi alhasil saya bersekolah di sekolah swasta. Pada tahun 2012, adik saya yang perempuan lahir dengan normal dari rahim Bunda saya.
          Tahun 2015 saya berhasil masuk ke SMPN 149 Jakarta. Dan lulus pada tahun 2018, kemudian melanjutkan sekolah di SMKN 50 jakarta. Disekolah dari SD saya selalu mendapat peringkat 5 besar, dan hal itu membuat saya selalu dituntut mendapat peringkat. Saya pernah mengikuti beberapa kompetisi IPA, IPS dan matematika. Saya juga pernah mengikuti olimpiade matematika waktu SMP, tetapi tidak sampai menang.
          Dulu saya bercita-cita menjadi seorang guru tetapi sekarang cita-cita saya berubah ingin menjadi seorang penulis, entah itu novel atau naskah film. Hobi saya membaca, menulis, dan berenang. Dan itulah Autobiografi kehidupan saya. Terima kasih.

SCHOOLOGY

Schoology adalah jejaring sosial berbasis web khusus untuk K-12 (sekolah dan lembaga pendidikan tinggi) yang difokuskan pada kerjasama, untuk memungkinkan pengguna membuat, mengelola, dan saling berinteraksi serta berbagi konten akademis. E-learning ini juga memberikan akses pada guru dan siswa untuk presensi, pengumpulan tugas, latihan soal dan media sumber belajar yang bisa diakses kapanpun dan dimanapun serta juga memberikan akses pada orang tua untuk memantau perkembangan belajar siswa di sekolah. (Farmington, Schoology 2014).

Kelebihan Schoology
1) Stay Connected 
Guru dapat mengirim pembaharuan ke course, group serta pesan pribadi dan memberikan umpan balik pada siswa, dan mengatur acara dengan antarmuka intuitif Schoology pada perangkat mobile mereka.
2) Extend Class Time
Siswa dapat melihat pelajaran secara online, berkolaborasi dengan rekan – rekan mereka dan dapat belajar secara mandiri melalui perangkat mobile mereka yang dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun mereka inginkan.
3) Manage on the Go
Melalui Schoology guru dapat dengan mudah mengabsen,membuat penugasan, berdiskusi, memeriksa hasil pekerjaan rumah siswa serta menilai hasil pekerjaan tersebut. Selain itu melalui Schoology guru dapat memberikan umpan balik pada siswa melaui perangkat mobile mereka.
4) Leverage iOS and Android Devices

Schoology merupakan aplikasi mobile gratis yang dapat di unduh dari semua perangkat mobile berbasis iOS maupun Android. Aplikasi ini juga memiliki pemeberitahuan jika ada update (pembaharuan) atau kiriman terbaru dari aplikasi tersebut, sehingga pengguna bisa mudah memperbaharui aplikasi ini setiap waktu.

Schoology diantaranya mempunyai beberapa kelemahan, yaitu:
  1. ·       Diperlukannya internet ketika mengakses, tidak bisa diakses secara offline.
  2. ·       Tampilan home yang kurang interaktif sehingga pengguna pertama kali mengakses     akan sedikit kesulitan untuk mengenali fitur-fitur yang ada diSchoology.
  3. ·       Pengaturan bahasa yang kurang variatif, belum mendukung Bahasa Indonesia.
  4. ·       Konten pada versi mobile kurang lengkap.
  5. ·       Kurangnya fasilitas untuk siswa, jika dibandingkan dengan fasilitas-fasilitas untuk     Guru ataupun Pengajar.

ACTIONSCRIPT

     ActionScript adalah bahasa pemrograman yang dibuat berdasarkan ECMA SCRIPT, yang digunakan dalam pengembangan situs web dan perangkat l...